Instalasi Kali Linux pada VirtualBox

 

 
Kali Linux adalah turunan dari sistem operasi BackTrack Linux yang dikembangkan oleh Offensive Security pada tahun 2013. Sebelumnya, BackTrack telah menjadi salah satu sistem operasi paling populer bagi para profesional keamanan. 

Kali Linux adalah open-source, distribusi Linux berbasis Debian yang ditujukan untuk berbagai tugas keamanan informasi, seperti pengujian penetrasi, riset keamanan, forensik komputer, dan rekayasa balik.
 
Dalam penggunaannya, Kali Linux dapat membantu para profesional keamanan dan hacker etis untuk melakukan pengujian penetrasi pada jaringan dan sistem komputer, sehingga dapat menemukan kelemahan dan kerentanan yang ada.

Langkah-langkah

1. Pertama2 siapkan dulu atau install dulu aplikasi VirtualBox. Bisa di download di link berikut "https://www.virtualbox.org/". Tampilan app nya akan seperti ini

2. Buat virtual baru dengan menekan logo New, tampilannya akan seperti ini. Tulis nama sesuai keinginan dan juga foldernya. Untuk type ikuti seperti di gambar

3. Atur ukuran memori yang ingin digunakan oleh si virtual. Disini sebagai contoh sekitar 3000 MB. Pastikan harus dalam jangkauan garis warna hijau agar aman.

4. Setelah itu pilih Create a virtual hard disk now

5. Untuk hard disk file type pilih saja VDI (VirtualBox Disk Image)

6. Setelah itu pilih Dynamically allocated

7. Pilih dimana file mau di taruh, lalu untuk ukuran disk nya bebas, disini contohnya 30 GB

8. Jika sudah terbuat buka setting pada virtual nya itu, lalu ke Storage, pada gambar disk biru bertuliskan Empty, masukkan file ISO kali linux nya dengan menekan logo disk biru. Choose a disk file untuk mencari file nya. Berikut contoh gambarnya

9. Berikutnya ke Network. Pada attached to ubah saja dari NAT ke Bridged Adapter.

10. Jika semua sudah, Start saja virtualnya dan akan ada muncul tampilan seperti di gambar. Pilih saja graphical install.

11. Pilih bahasa English saja

12. Pilih lokasi ke Asia dengan memilih opsi other.

13. Pilih Indonesia

14. Untuk configure the keyboard pilih saja American English

15. Lalu configure network, tulis saja hostname dengan nama kita atau bebas apa saja

16. Untuk Domain name biarkan saja kosong.

17. Disini tulis nama lengkap.

18. Tulis username

19. Dan masukkan password yang kalian inginkan

20. Pemilihan waktu pilih saja sesuai dimana kita berada.

21. Untuk partisi disk, kita pilih saja guided - use entire disk, agar otomatis dibantu oleh sistem untuk mempartisi

22. Setelah itu langsung finish kan saja

23. Untuk pemilihan software, biarkan saja default tanpa centang apa2. *tapi disini saya centang GNOME hanya untuk mengubah tampilan nantinya

24. Untuk install Grub boot loader pilih yes saja.

25. Pilih opsi yang kedua seperti digambar.

26. Dan selesai sudah semua instalasi kali linux ini.

27. Berikut adalah tampilan saat ingin login ke kali linux. *tampilan berbeda dengan yang biasa karena GNOME yang saya tadi install




0 comments:

Posting Komentar