DHCP kepanjangan dari Dynamic Host Configuration Protocol. DHCP server adalah sebuah protokol jaringan yang bekerja secara otomatis dalam mengenali perangkat yang terhubung ke jaringan.
Dengan adanya DHCP server, pekerjaan network administrator dalam mengelola jaringan menjadi lebih mudah. Sebab, jenis server yang satu ini memungkinkan penugasan alamat IP secara otomatis kepada perangkat yang terhubung ke jaringan.
Dengan adanya DHCP server, pekerjaan network administrator dalam mengelola jaringan menjadi lebih mudah. Sebab, jenis server yang satu ini memungkinkan penugasan alamat IP secara otomatis kepada perangkat yang terhubung ke jaringan.
Disini kita akan menggunakan VirtualBox dengan menggunakan Debian dan Windows 10.
Langkah - Langkah :
1. Topologi Jaringan :
2. Setting server debian pada virtual mesin dengan dua interface, satu bridge adapter dan satu lagi gunakan host only adapter
5. Coba untuk cek IP address nya dengan cara "ip address" atau "ip a"
8. Tapi sebelum itu hapus dahulu file sources.list nya dengan cara "rm sources.list"
11. Selanjutnya adalah update dengan cara "apt update"
16. Selanjutnya edit konfigurasi dhcpd.conf nya dengan perintah "nano dhcpd.conf". Ini Sebelum disetting
17. Dan ini yang sudah disetting. Perhatikan file yang sudah diedit
18. Selanjutnya kita pindah ke folder defaul dari dhcp nya dengan perintah "nano /etc/default/isc-dhcp-server"
20. Terakhir restart dhcp server nya dengan cara "/etc/init.d/isc-dhcp-server restart" dan cek statusnya dengan cara "/etc/init.d/isc-dhcp-server status"
1. Setting virtual pada Windows 10 dengan network host only adapter
3. Periksa ip address pada client, maka otomatis client akan mendapatkan Ip dari dhcp server yang dibuat di Debian
4. Dan periksa juga di Debian nya / Server nya dengan mengecek client yang terhubung dengan perintah "dhcp-lease-list". Karena saya menggunakan Debian 11 jadi untuk melihatnya menggunakan perintah "cat /var/lib/dhcp/dhcpd.leases"



















0 comments:
Posting Komentar