Control Panel Hosting - EHCP


EHCP atau Easy Hosting Control Panel adalah contoh control panel hosting yang mudah digunakan serta gratis terutama untuk menjaga server hosting berbasis web. Anda bisa menggunakannya untuk melakukan berbagai pekerjaan seperti mengatur database MySQL, akun email, akun domain, dan akun FTP.

Control Panel Hosting merupakan alat yang memungkinkan pengguna untuk mengelola server dan layanan yang dihosting

Disini saya akan melakukan konfigurasi dengan menggunakan aplikasi VirtualBox yang terdiri dari dua Client, yakni Ubuntu 20.04 dan Windows 10.

Langkah - Langkah : 

1. Berikut adalah topologi yang akan saya gunakan


2. Pertama2 kita jalankan server Ubuntu milik kita lalu kita update terlebih dahulu dengan ketik "apt update". Dan pastikan sudah dalam keadaan root.


3. Pindah ke direktori home lalu download paket ehcp dengan ketik "wget -O ehcp.tgz www.ehcp.net/ehcp_2004.tgz". 


4. Kemudian kita extract file dari yang sudah kita download dengan cara memakai perintah "tar -zxvf ehcp.tgz"


5. Lalu kita install ehcp nya dengan ketik "./install.sh". Kita tunggu proses penginstalan dan sambil mengikuti step-step seperti digambar.




6. Disini muncul perintah untuk memasukkan nama kita, kita masukkan nama kita dan email yang kita ingin gunakan.


7. Lalu diminta untuk membuat password baru, kita buat password baru. Disini saya gunakan 1234 yang defaultnya saja.


8. Untuk hostname biarkan default dan ip address juga default selanjutnya bahasa pilih bahasa inggris en lalu pilih yes.


9. Tunggu proses instalasi berjalan lalu ada notifikasi email roundcube pilih yes. Kemudian kita lanjut step-stepnya seperti digambar.




10. Untuk phpmyadmin juga kita pilih yes.




11. untuk pemilihan web server kita pilih apache2, kemudian ok.


12. Jika sudah, kita buka browser kita dan ketik dengan memasukkan IP Servernya. Lalu klik to here control panel.


13. Disini isikan usernamenya admin dan password 1234.


14. Jika kalian ketika mengisi IP Server pada browser yang muncul malah Apache2. Caranya adalah pada server, kita matikan service nginx dengan cara "service nginx stop", dan restart apache2 nya dengan cara "service apache2 restart".

15. Jika kita ingin menambahkan domain yang baru kita pilih add domain (all in one).


16. Kita tambahkan domain sesuai dengan yang kita inginkan, dengan mengisi kolom2 seperti digambar.


17. Dan domain baru berhasil kita tambahkan.


18. Kemudian kita coba verifikasi pada user kita bisa scroll kebawah dan klik panel user list.


19. Dapat dilihat bahwa panel user untuk nama domain sudah berhasil ditambahkan. Disini dapat dilihat panel user masih 0 dapat kita ubah menjadi 1.


20. Kita ubah disini maxpanelusers nya menjadi 1 dan nama nya didan, kemudian Submit.


21. Kita cek ulang dan hasilnya sudah berubah.


22. Selanjutnya bisa kita menambahkan nama domain dengan addon domain.


23. Untuk domain yang kedua tambahkan ftp account dengan mengisi ftpusername dan passwordnya.


24. Tambahkan nama domain yang kedua, disini saya ramadhan.com


25. Kita lihat domain yang kedua sudah berhasil ditambahkan.


26. Verifikasi list nama domain sudah ada dua domain yang sudah di create. Kita bisa cek di list domain.


27. Dapat dilihat sudah ada dua domain yang kita buat sebelumnya.


28. Kita juga bisa lihat di Server nya dengan pergi ke direktori "/etc/bind". dapat dilihat nama domain secara otomatis bertambah.


29. Kita bisa melihat nama domain sudah ada beserta ns dan emailnya. Kita cek di domain didan.com. dengan menggunakan nano.


30. Selanjutnya kita akan coba verifikasi dari client dengan terlebih dahulu menambahkan ip address pada interface ether2. Tambahkan ip address pada interface yang kedua dengan cara "nano /etc/netplan/00-installer-config.yaml"


31. Restart jaringan dengan perintah"netplan apply"


32. Uji coba verifikasi ping dari client dengan ping ke dua domain dengan Windows 10.


33. Selanjutnya kita bisa juga menambahkan email dengan cara pilih nama domain terlebih dahulu.


34. Tambahkan email address dengan memilih panel add email address.


35. Isikan nama pengirim email sesuai dengan nama yang diinginkan.


36. Dapat dilihat nama pengirim email sudah berhasil ditambahkan. 


37. Selanjutnya kita bisa langsung uji coba dengan mengklik panel squirrelmail.


38. Kita login dengan user yang dibuat sebelumnya.


39. Kemudian kita coba untuk mengirim pesan dari akun toji ini ke akun lainnya. Dengan memilih compose 


40. Kita kirim email ke user kedua dengan mengisi data message yang diinginkan. Jangan lupa untuk buat akun kedua di domain berbeda untuk percobaan ini. Sebagai contoh disitu akun/user kedua ialah yuta dari domain ramadhan.com.


41. Kita logout dari akun pertama, lalu login ke akun kedua.


42. Dapat dilihat disitu, email dari akun pertama sudah masuk ke akun keduanya.


43. Selanjutnya kita coba untuk membuat domain dengan Wordpress. Kita buat nama domain baru dengan memilih panel easy domain.


44. Isikan nama domain sesuai dengan yang diinginkan, disini saya gunakan nama didanaja.com


45. Domain berhasil dibuat.


46. Buat database user terlebih dahulu pada domain didanaja.com scroll kebawah pilih panel mysql.


47. Tambahkan nama, username, dan password untuk databasenya.


48. Selanjutnya buka web browser kemudian download wordpress pada situs : https://wordpress.org/download/


49. Kemudian extrak file tersebut menjadi sebuah folder


50. Buka aplikasi filezilla, kemudian isikan ip address dan password Server lalu gunakan port 22.


51. Arahkan path terlebih dahulu ke "/var/www/vhosts/didanaja.com/didanaja.com/httpdocs" lalu hapus terlebih dahulu file yang ada didalamnya.


52. Sebelum menghapus file tersebut ubah dulu perizinan direktorinya dengan ketik "chmod 777 -R /var/www/vhosts/didanaja.com/didanaja.com/httpdocs/"


53. Kemudian hapus file yang ada pada direktori tersebut.


54. Upload semua file wordpress ke dalam file yang sudah dikosongkan.


55. Setelah file semua berhasil di upload ubah nama file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php.


56. Lakukan perubahan database sesuai dengan yang didaftarkan sebelumnya.


57. Kemudian kembalikan perizinan foldernya dengan ketik "chmod 755 -R /var/www/vhosts/didanaja.com/didanaja.com/httpdocs/"


58. Terakhir kita buka browser pada Client Windows 10, lalu kita masukkan domain didanaja.com itu. Dapat dilihat tampilan Wordpress muncul. Kita isikan Site Title yang ingin kita gunakan, Username nya, Password, dll hingga selesai.


59. Dan inilah tampilan Wordpress jika semua step sudah selesai.




0 comments:

Posting Komentar